EFFECTIVE SMALL GROUP ACTIVITIES (SGA) PROGRAM atau QUALITY CONTROL CIRCLE (QCC)

Deskripsi

Salah satu faktor keberhasilan industri Jepang dan industri kelas dunia adalah penerapan Total Quality Management (TQM) secara efektif dengan pembentukan Small Group Activity (SGA)  atau disebut juga Quality Circle (QC). Karena keberhasilan ini, sejumlah industri negara maju dan sedang berkembang termasuk Indonesia, menerapkan TQM dengan membentuk SGA untuk  meningkatkan mutu, produktivitas dan daya saing menuju World Class Manufacturing/Services.

SGA adalah sekelompok kecil karyawan yang terdiri dari 3 – 12 orang dari unit kerja yang sama atau yang melakukan pekerjaan yang sama, yang dengan sukarela secara berkala dan berkesinambungan mengadakan pertemuan dibawah seorang ketua kelompok (Supervisor) dan mereka dilatih untuk mengidentifikasi masalah dan memecahkannya, mempresentasikan kepada manajemen (apabila diperlukan) serta mengimplementasikannya di tempat kerja (Hutchins, D. Quality Circles Handbook. Pitman, 1985). SGA dibentuk dengan sruktur, program dan aktivitas yang direncanakan dan dievaluasi secara rutin oleh perusahaan. Dalam menjalankan aktivitasnya,SGA  dilengkapi dengan alat–alat  pemecahan masalah  (7 tools) dan  alat baru yang digunakan oleh berbagai SGA dewasa ini .

Training ini akan membahas tentang apa dan bagaimana SGA di world class industry,bagaimana membentuk SGA, apa saja kegiatannya, bagaimana struktur SGA, bagaimana menjalankan SGA, hambatan (pitfalls ) dalam implementasi SGA  dan alat (tools) yang digunakan untuk emngidentifikai dan memecahkan masalah.

Tujuan

Peserta memahami tentang berbagai hal untuk merencanakan , mengoperasikan dan mengevaluasi SGA agar  kinerja perusahaan meningkat Menuju World Class Manufacturing/Services.

 

Materi

1. Introduction to Efective SGA

Pengertian SGA, Tujuan SGA

Benchmark  SGA di perusahaan kelas dunia

2. Bagaimana membentuk SGA

3. Struktur SGA program

Six Basic Elements 

  • Circle participants or members.
  • Circle leaders/deputy leaders.
  • Program facilitator.
  • Steering/advisory committee.
  • Top management.
  • Non-participating management/members.

4. Bagaimana menjalankan SGA 

Langkah –langkah pembentukan dan menjalankan SGA

  • Appointment of a steering committee, facilitator and QC team leaders.
  • Formation of QCs by nomination/voluntary enrolment of QC members.
  • Training of all QC members (by an expert consultant).
  • Training of non-participating employees (by an expert consultant).
  • Problem data bank and identification of problems for QC work.
  • QC problem resolution by QCs through standardized techniques.
  • Presentation of QC solutions to management.
  • Evaluation of award/recognition.

5. SGA Meeting

Kapan dan apa yang dibahas

Code of conduct dan etika meeting

6. Alat  dan Teknik  Pemecahan Masalah (Problem Solving Tools and Techniques Used by SGA) 

Alat  dan teknik pemecahan masalah yang digunakan:

  • Brainstorming.
  • Pareto analysis.
  • Cause and effect diagram (or fish bone diagram or Ishikawa diagram).
  • Histogram.
  • Scatter diagram
  • Stratification
  • Check sheet
  • Control charts and graphs

Alat baru yang digunakan (New QC Tools)

  • Relations diagram.
  • Affinity diagram.
  • Systematic diagram or Tree diagram.
  • Matrix diagram.
  • Matrix data analysis diagram.
  • PDPC (Process Decision Program Chart).
  • Arrow diagram.

7.  Hambatan (Pitfalla) SGA  dan cara mengatasinya

Metode

Presentasi, Group Discussion ,Studi Kasus 

Peserta

Semua staff/karyawan dari berbagai Department

Instruktur

IR. Elisa Kusrini, MT,CPIM & Tim

Sarjana Teknologi Industri  UGM dan  Magister Teknik Industri dari ITB Bandung , yang memiliki pengalaman luas sebagai  professional trainer & consultant serta nara sumber berbagai seminar, workshop, training di perusahaan-perusahan BUMN dan perusahaan swasta nasional baik reguler maupun In-house training. Bidang keahlian dan training subject: Supply Chain Management, Warehouse Management,  Inventory Management, Operation Management. Mendapatkan sertifikasi CPIM (Certified production and Inventory management)  dari APICS Amerika.

 

Formulir Permintaaan Informasi Lanjutan / Pra-Pendaftaran Public Training


[contact-form][contact-field label=’Judul Training’ type=’name’ required=’1’/][contact-field label=’Tanggal Training’ type=’name’/][contact-field label=’Select a message type’ type=’textarea’ required=’1’/]

PERSONAL DATA


[contact-field label=’Your Name’ type=’text’/][contact-field label=’Job Title’ type=’text’/][contact-field label=’Company’ type=’text’/][contact-field label=’Company Address’ type=’text’/][contact-field label=’Email’ type=’email’/][contact-field label=’Office Phone’ type=’text’/][contact-field label=’Extention No.’ type=’text’/][contact-field label=’Facsimile (Fax)’ type=’text’/][contact-field label=’Website’ type=’url’/]

PRE REGISTRATION DATA (Tidak Mengikat)


[contact-field label=’Penanggung Jawab Training di Perusahaan’ type=’text’/][contact-field label=’Office Phone+Ext atau No. Handphone’ type=’text’/][contact-field label=’Jumlah Peserta’ type=’text’ required=’1’/][contact-field label=’Nama-nama peserta’ type=’textarea’/][contact-field label=’Payment Method’ type=’text’/]

MESSAGE FOR TRAINING PROVIDER


[contact-field label=’Pesan untuk penyelenggara Training’ type=’textarea’/][contact-field label=’New Field’ type=’text’/][/contact-form]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Dengan Expertindo, ada yang bisa Kami bantu?