Pelatihan ITIL 4 Foundation Jakarta

Masih dalam pekan kedua bulan November 2019, PT Expertindo menggelar pelatihan berjudul IT Infrastructure Library Foundation di Jakarta. Pelatihan yang digelar 2 hari ini berlangsung di Hotel Sheraton Gandaria Jakarta. Peserta pelatihan kali ini berasal dari PT Chevron Pacific Indonesia yang merupakan perusahaan pertambangan minyak yang beoperasi di Riau. Adapun pembahasan training berjudul ITIL 4 Foundation kali ini adalah sebagai berikut.

Perubahan lanskap bisnis dan teknologi belakangan ini membuat persaingan antar perusahaan semakin ketat, terlihat dari banyaknya penawaran produk dan layanan berbasis TI yang menarik bagi pelanggan di perkotaan maupun pedesaan untuk bertransaksi dengan menggunakan layanan teknologi informasi dengan mudah cepat kapan saja dan dimana saja. Oleh karena itu berbagai industri dari mulai perbankan sampai ecommerce industry perlu meningkatkan kinerja layanan dan operasional TI untuk memenangi kompetisi.

Sejak kemunculannya, Teknologi Informasi (Information Technology / IT) merupakan alat bantu utama bagi berbagai industri dari finansial sampai oil and gas dari public company sampai private company untuk meningkatkan kinerja layanan dan operasional serta keunggulan kompetitif disbanding pesaing. Penerapan IT yang baik dapat membantu memenangkan kompetisi dan meraih pelanggan lebih banyak lagi. Lebih lanjutnya, IT saat ini menjadi enabler berbagai layanan berbasis IT, seperti Layanan online dan digital seperti paperless and automation dari produk dan layanan di berbagai industry. Contoh di industry finansial dan perbankan, ada produk dan layanan internet banking, mobil banking, chat banking dan ATM.

ITIL (IT Infrastructure Library) sebagai standar layanan berbasiskan Teknologi Informasi sangat membantu meningkatkan  kinerja TI di berbagai industri termasuk industry finansial dan perbankan. ITIL atau Information Technology Infrastructure Library adalah suatu rangkaian framework/metodologi pengelolaan infrastruktur, pengembangan, serta operasi teknologi informasi (TI).

Dari perspektif bisnis, penerapan ITIL practices di industry perbankan memiliki benefit diantaranya:

  • IT services yang mampu menyelaraskan secara lebih baik  dengan  prioritas dan tujuan bisnis.
  • Mengetahui IT Cost sehingga bisnis mampu membuat perencanaan keuangan dengan lebih baik
  • Meningkatkan produktifitas bisnis, efisiensi, dan efektifitas karena IT services lebih terpercaya dan bekerja lebih baik bagi business user
  • Financial savings dengan cara memperbaiki resource management dan mengurangi rework
  • Lebih efektif dalam change management, yang memungkinkan bisnis dapat terus mengikuti perubahan dan  mengarahkan perubahan bisnis  ke pencapaian keuntungan
  • Memperbaiki kepuasan user dan customer terhadap IT
  • Memperbaiki perspesi dan brand image end-customer

Oleh karena itulah perlu pemahaman yang komprehensif terhadap implementasi ITIL sebagai tools untuk meningkatkan IT Service/layanan dan operasional TI di industri perbankan.

ITIL diterbitkan dalam suatu rangkaian buku yang masing-masing membahas suatu topik pengelolaan TI. Nama ITIL dan IT Infrastructure Library merupakan merek dagang terdaftar dari Office of Government Commerce (OGC) Britania Raya. ITIL memberikan deskripsi detail tentang beberapa praktik TI penting dengan daftar cek, tugas, serta prosedur yang menyeluruh yang dapat disesuaikan dengan segala jenis organisasi TI.

Walaupun dikembangkan sejak dasawarsa 1980-an, penggunaan ITIL baru meluas pada pertengahan 1990-an dengan spesifikasi versi keduanya (ITIL v2) yang paling dikenal dengan dua set bukunya yang berhubungan dengan ITSM (IT Service Management), yaitu Service Delivery (Antar Layanan) dan Service Support (Dukungan Layanan).

Pada 30 Juni 2007, OGC menerbitkan versi ketiga ITIL (ITIL v3) yang intinya terdiri dari lima bagian dan lebih menekankan pada pengelolaan siklus hidup layanan yang disediakan oleh teknologi informasi. Dan kini telah diterbitkan juga ITIL v3 Foundation 2011 dengan ada beberapa perbaikan pada diagram dan konsep sekalipun masih bersifat sama dalam hal pemahaman. Kelima bagian tersebut adalah:

  1. Service Strategy
  2. Service Design
  3. Service Transition
  4. Service Operation
  5. Continual Service Improvement

Tujuan Pelatihan 

Setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu:

  • Memahami konsep dari pengelolaan IT berbasis layanan (IT Service Management) berdasarkan framework IT Infrastructure Library (ITIL) versi 3.
  • Memahami bagaimana integrated IT Service Management framework – berdasarkan ITIL best practice guidelines- dapat diadopsi dan diadaptasi dalam organisasi.
  • Memahami tahapan serta metodologi dalam mengimplementasikan konsep ITIL pada suatu organisasi / perusahaan berdasarkan prinsip dan model continual improvement yang terdapat dalam pelatihan.
  • Mampu menjadi champion/change agent dalam penerapan ITIL di institusinya.

Training ditujukan untuk

Direktur IT, Kepala Divisi TI, Manajer dan Professional TI, dan manajer atau staf bagian. Selain itu, training ini juga merupakan transisi bagi  IT profesional ke  Manajemen TI. Training ini dirancang  khusus untuk semua profesional IT termasuk Asisten IT, Teknisi, Manajer dan Praktisi terlibat dalam strategi, desain, dan implementasi dan berkelanjutan pengiriman bisnis layanan TI digunakan dan yang memerlukan wawasan Service Management praktek terbaik.

Selain publik training seperti Pelatihan ITIL 4 Foundation Jakarta, PT Expertindo juga menggelar In House Training yang beritanya dapat dilihat di link berikut => In House Training. Pada Tahun 2019 ini PT Expertindo juga Siap Menggelar Berbagai Event Pelatihan Besar lainnya diberbagai kota, kunjungi link berikut => Event Besar Expertindo

Untuk Training selain Pelatihan ITIL 4 Foundation Jakarta, kunjungi juga website PT Expertindo lainnya di alamat www.JadwalSertifikasi.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Dengan Expertindo, ada yang bisa Kami bantu?
Powered by